Headlines News :
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

10 Stasiun Kereta Api Tertua di Indonesia

1. Stasiun Semarang Gudang / Tambaksari (1864)


Stasiun ini dibangun pada tanggal 16 Juni 1864 yang diresmikan oleh Gubernur Jenderal Baron Sloet van de Beele. Untuk pengoperasian rute ini, pemerintah Belanda menunjuk Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), salah satu markas NIS yang sekarang dikenal sebagai Gedung Lawang Sewu. Dan tepatnya pada 10 Agustus 1867 sebuah kereta meluncur untuk pertama kalinya di stasiun ini.

2. Stasiun Semarang Tawang (1868)


Stasiun Semarang Tawang (kode SMT) adalah stasiun induk di Tanjung Mas, Semarang Utara, Semarang yang melayani kereta api eksekutif dan bisnis. Kereta api ekonomi tidak singgah di stasiun ini. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api besar tertua di Indonesia setelah Semarang Gudang dan diresmikan pada tanggal 19 Juli 1868 untuk jalur Semarang Tawang ke Tanggung. Jalur ini menggunakan lebar 1435 mm. Pada tahun 1873 jalur ini diperpanjang hingga Stasiun Solo Balapan dan melanjut hingga Stasiun Lempuyangan di Yogyakarta.

3. Stasiun Lempuyangan (1872)


Stasiun Lempuyangan (kode: LPN, +114 m dpl) adalah stasiun kereta api yang terletak di Kota Yogyakarta, berjarak sekitar 1 km di sebelah timur dari stasiun utama di kota ini, yaitu Stasiun Yogyakarta. Stasiun yang didirikan pada tanggal 2 Maret 1872 ini melayani pemberhentian semua KA ekonomi yang melintasi Yogyakarta. Stasiun Lempuyangan beserta dengan rel yang membujur dari barat ke timur merupakan perbatasan antara Kecamatan Gondokusuman di utara dan Danurejan di selatan

4. Stasiun Ambarawa (1873)


Museum Kereta Api Ambarawa adalah sebuah stasiun kereta api yang sekarang dialihfungsikan menjadi sebuah museum di Ambarawa, Jawa Tengah yang memiliki kelengkapan kereta api yang pernah berjaya pada zamannya. Salah satu kereta api uap dengan lokomotif nomor B 2502 dan B 2503 buatan Maschinenfabriek Esslingen sampai sekarang masih dapat menjalankan aktivitas sebagai kereta api wisata. Kereta api uap bergerigi ini sangat unik dan merupakan salah satu dari tiga yang masih tersisa di dunia. Dua di antaranya ada di Swiss dan India. Selain koleksi-koleksi unik tadi, masih dapat disaksikan berbagai macam jenis lokomotif uap dari seri B, C, D hingga jenis CC yang paling besar (CC 5029, Schweizerische Lokomotiv und Maschinenfabrik) di halaman museum.

5. Stasiun Kedungjati (1873)

Stasiun Kedungjati (KEJ) merupakan stasiun kereta api yang terletak di Kedungjati, Kedungjati, Grobogan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +36 m dpl ini berada di Daerah Operasi 4 Semarang. Stasiun Kedungjati diresmikan pada bulan 21 Mei 1873. Arsitektur stasiun ini serupa dengan Stasiun Willem I di Ambarawa, bahkan dulu beroperasi jalur KA dari Kedungjati ke Ambarawa, yang sudah tidak beroperasi pada tahun 1976. Pada tahun 1907, Stasiun Kedungjati yang tadinya dibangun dari kayu diubah ke bata berplester dengan peron berkonstruksi baja dengan atap dari seng setinggi 14,65 cm.

6. Stasiun Solo Balapan (1873)


Stasiun Solo Balapan (kode: SLO, +93m) adalah stasiun induk di Kestalan dan Gilingan, Banjarsari, Surakarta yang menghubungkan Kota Bandung, Jakarta, Surabaya, serta Semarang. Stasiun ini didirikan oleh jaringan kereta api masa kolonial NIS pada abad ke-19 (tepatnya 1873)

7. Stasiun Purwosari (1875)


Stasiun Purwosari (PWS) merupakan stasiun kereta api yang terletak di Jl. Slamet Riyadi No. 502, Purwosari, Lawiyan, Surakarta. Stasiun yang terletak pada ketinggian +98 m dpl ini berada di Daerah Operasi 6 Yogyakarta. Stasiun Purwosari dibangun pada tahun 1875, dan merupakan stasiun tertua di Surakarta. Pembangunannya ditangani oleh NISM. Stasiun Purwosari berada di wilayah Mangkunegaran.

8. Stasiun Surabaya Kota (1878)


Stasiun Surabaya Kota (SB) yang populer dengan nama Stasiun Semut terletak di Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya. Letaknya sebelah utara Stasiun Surabaya Gubeng dan juga merupakan stasiun tujuan terakhir di kota Surabaya dari jalur kereta api selatan pulau Jawa yang menghubungkan Surabaya dengan Yogyakarta dan Bandung serta Jakarta. Stasiun lain yang juga penting di Surabaya adalah Stasiun Pasar Turi yang menghubungkan Surabaya dengan Semarang. Baru dalam masa kemerdekaan, Jawatan Kereta Api mengadakan layanan kereta api antara Jakarta dan Surabaya Pasar Turi melalui Semarang.

Berdasarkan sejarahnya, Stasiun Surabaya Kota dibangun ketika jalur kereta api Surabaya-Malang dan Pasuruan mulai dirintis sekitar tahun 1870. Tujuannya untuk mengangkut hasil bumi dan perkebunan dari daerah pedalaman Jatim, khususnya dari Malang, ke Pelabuhan Tanjung Perak yang juga mulai dibangun sekitar tahun itu. Gedung ini diresmikan pada tanggal 16 Mei 1878. Dengan meningkatnya penggunaan kereta api, pada tanggal 11 Nopember 1911, bangunan stasiun ini mengalami perluasan hingga ke bentuknya yang sekarang ini.

9. Stasiun Malang Kotalama (1879)


Stasiun Malang Kotalama (MLK) merupakan stasiun kereta api yang terletak di Kecamatan Sukun, Malang. Stasiun yang berada pada ketinggian +429 m dpl ini berada di Daerah Operasi 8 Surabaya. Stasiun ini merupakan stasiun KA paling selatan yang berada di Kota Malang, dan tertua, dibangun pada tahun 1879. Penambahan nama "Kotalama" dimaksudkan untuk membedakan dengan Stasiun Malang Kotabaru yang dibangun belakangan. Dari Stasiun Malang Kotalama terdapat percabangan rel yang menuju ke Dipo Pertamina.

10. Stasiun Ijo (1880)


Stasiun Ijo (IJ) adalah stasiun kereta api yang terletak di sebelah barat Stasiun Gombong. Secara administratif, stasiun ini berada di Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen. Selain sebagai stasiun persilangan, fungsi lainnya adalah sebagai pengontrol terowongan jalur rel (disebut Terowongan Ijo) yang berada di sisi timur stasiun ini. Pengelolaan stasiun yang terletak pada ketinggian +25 m dpl ini berada di bawah Daerah Operasi 5 Purwokerto. Stasiun yang dibangun pada pertengahan tahun 1880-an ini jarang disinggahi oleh kereta api. Stasiun berperon sisi ini memiliki tiga jalur rel.

4 Padang Savana Terindah di Indonesia

Indonesiatu - Savana boleh saja identik dengan Benua Afrika. Tapi jangan salah, padang rumput luas ini juga terdapat di beberapa wilayah Indonesia. Beberapa tempat ini patut Anda kunjungi, mengingat kondisi alamnya yang sangat indah!Savana merupakan padang rumput yang dipenuhi beberapa jenis pohon yang menyebar, biasanya terletak di wilayah tropis dan subtropis.

Beberapa wilayah yang terkenal oleh savananya antara lain Afrika, Amerika Tengah, dan Australia. Tapi rupanya, Indonesia juga punya beberapa padang savana yang tak kalah indahnya!Inilah 4 padang savana terindah di Indonesia :


1. Taman Nasional Baluran, Jawa Timur


Taman Nasional Baluran terletak di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Letaknya persis di sebelah utara Banyuwangi. Terlepas dari gunung yang memberinya nama Baluran, taman nasional ini juga punya beragam vegetasi seperti hutan bakau, hutan rawa, hingga hutan hujan tropis. Namun, padang savana mendominasi taman nasional seluas 250 kilometer persegi ini.40% wilayah Taman Nasional Baluran diisi oleh padang savana luas, dengan jenis tanah aluvial dan vilkanik.

 Beragam jenis satwa pemakan rumput hidup di sini, seperti kerbau, kijang, dan rusa. Selain itu, ada pula banteng, kucing hutan, hingga macan tutul! Beberapa jenis burung langka juga hidup di sini, salah satunya Walet ekor jarum (Hirundapus caudutus). Di sini Anda bisa menikmati pemandangan padang savana yang indah, sambil mengamati kehidupan satwa liar. Anda bisa menggunakan beberapa pos pengamatan seperti Batangan, Bekol, Semiang, Bama, dan Manting.


2. Savana Cikasur di Gunung Argopuro, Jawa Timur



Walaupun masih kalah pamor dengan gunung-gunung tertinggi di Indonesia seperti Semeru dan Kerinci, Gunung Argopuro punya banyak keunikan lain. Gunung dengan ketinggian 3.088 mdpl ini punya trek terpanjang di Indonesia. Selain itu, Argopuro juga terkenal dengan pemandangannya yang indah, termasuk padang savana yang tersebar di beberapa tempat.Gunung Argopuro terletak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, diapit dari kejauhan oleh Gunung Semeru dan Gunung Raung.

 Butuh waktu kurang lebih 3 hari untuk bisa naik ke puncaknya, dikali dua jika termasuk perjalanan turunnya. Melelahkan, namun padang savana yang terhampar di beberapa tempat adalah obat pengusir lelah yang sangat manjur.Beberapa tempat itu adalah Rawa Embik, Cisentor, Kaliangkek, serta puluhan tempat lain yang sangat indah! Cikasur adalah primadona gunung ini, berupa padang savana luas dengan sungai yang meliuk di tengah lembahnya. Ketika Anda melihat hamparan luas Cikasur dari atas bukit, imajinasi akan langsung menyergap pikiran Anda. Betapa tidak, Cikasur bagaikan alam mimpi jadi nyata.Padang savana yang menghampar luas seakan tak ada habisnya.

Pada musim hujan, ilalangnya menimbulkan gradasi hijau tua dan hijau muda yang sangat cantik dipandang mata. Kumpulan ilalang itu lalu menguning ketika musim kemarau tiba.Kontur yang berbukit seakan menjadikan Cikasur sebuah gambar kartu pos yang tertangkap di sudut mata. Sungai yang meliuk di tengah lembahnya mengeluarkan suara gemuruh cukup keras. Perasaan tenang akan seketika menyergap tepat ketika Anda menginjakkan kaki di padang savananya.Seringkali kabut juga menghadang, menimbulkan kesan mistis namun tetap menawan. Jika beruntung, Anda bisa menemukan kawanan burung merak!


3. Savana Sembalun di Gunung Rinjani, Lombok



Ketika Gunung Rinjani berdiri megah di hadapan mata, Anda bisa memilih satu di antara dua jalur pendakian. Ada jalur Senaru dan Sembalun yang jadi favorit para pendaki gunung. Namun jika memulai dari jalur Sembalun yang terletak di arah timur Rinjani, Anda akan disambut oleh padang savana sepanjang 6 kilometer.Savana ini terbentang mulai basecamp Sembalun hingga Pos 3 di ketinggian 2.631 mdpl.

Pemandangannya sangat menakjubkan, apalagi ketika cuaca cerah. Savana Sembalun inilah penyebab Rinjani juga dijuluki 'gunung pantai'. Hamparan savana seakan tak ada habisnya. Tanpa pohon, tanpa tempat berteduh. Namun, berada di savana ini akan membawa Anda ke alam lain. Seperti sebuah mimpi, berlarian di bukit yang bentuknya mirip halaman rumah serial Teletubbies.

Gunung Rinjani terletak di areal Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Ini adalah gunung kedua tertinggi di Indonesia, dengan puncak setinggi 3.726 mdpl. Karena padang savananya pula, Rinjani memegang predikat gunung paling cantik di Indonesia. Tak heran gunung ini menjadi tujuan wajib para pecinta alam.

4. Savana Oro-oro Ombo di Gunung Semeru, Jawa Timur



Sebagai gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, Semeru punya padang savana yang sangat indah. Warga lokal menyebutnya Oro-oro Ombo, yang memiliki arti 'padang rumput yang luas'. Tak tanggung-tanggung, luas keseluruhan padang savana ini mencapai 100 hektar! Pohon pinus tumbuh subur di kawasan savana, menghasilkan panorama yang sangat indah layaknya dataran Eropa.

Ketika musim hujan, Oro-oro Ombo menampakkan wujud terbaiknya. Hamparan savana hijau siap menerjang mata. Pada pagi hari, titik-titik embun menggelayut di dahan-dahan ilalang. Banyak pendaki bilang, Oro-oro Ombo adalah tempat menenangkan diri yang semaput karena banyak pikiran.Setelah melewati padang luas ini, Anda akan memasuki kawasan Cemoro Kandang yang menjadi habitat beberapa jenis burung dan kijang.Puncak gunung ini yaitu Mahameru terletak di ketinggian 3.676 mdpl. Selain Rinjani, gunung ini juga didaulat sebagai salah satu yang terindah di Pulau Jawa.


5 Landmark Paling Terkenal di Indonesia

Indonesiatu - Hampir di setiap provinsi di Indonesia memiliki bangunan yang menjadi ikon terkenal yang sering dijadikan lokasi wisata, seperti Monas di DKI Jakarta. Berikut adalah 5 ikon provinsi paling terkenal di Indonesia. Penasaran?

Bila Paris punya Menara Eiffel sebagai ikon kota atau landmark, kota-kota di Indonesia juga punya. Bahkan, hampir setiap provinsi di Indonesia memiliki ikon. Beberapa di antaranya cukup terkenal karena bentuk yang tak biasa. Tak heran bila ikon seperti ini dijadikan destinasi wisata. Ingin tahu ikon provinsi apa saja yang terkenal sebagai objek wisata?


1. Monas, DKI Jakarta


Monumen Nasional atau yang lebih dikenal dengan Monas merupakan landmark Kota Jakarta. Terletak tepat di tengah kota Jakarta, Monas selalu sukses menarik wisatawan yang datang ke Jakarta untuk mengunjunginya.Monas merupakan sebuah monumen yang memiliki tinggi 132 meter dengan mahkota lidah api yang terbuat dari emas.

Jika masuk dalam, pengunjung bisa melihat diorama yang menceritakan sejarah Indonesia. Anda juga bisa menikmati suasana Monas dengan menaiki delman yang ada di sekitar Monas. Tempat ini selalu ramai dikunjungi warga ibukota pada hari libur. Tak jarang pula yang menjadikan tempat ini sebagai lokasi lari Minggu pagi.


2. Jam Gadang, Sumatera Barat



Landmark kedua yang cukup terkenal di Indonesia adalah Jam Gadang di Bukittinggi. Jam Gadang bukan hanya terkenal sebagai landmark Kota Bukittinggi, tetapi juga Sumatera Barat. Banyak wisatawan yang merasa kurang lengkap liburannya di Sumbar bila belum mengunjungi Jam Gadang.Wisatawan yang datang bisa masuk ke dalam jam dan melihat bagian dalam jam. Puas melihat dalam jam, Anda bisa berkeliling dan belanja pernak-pernik khas Sumbar di Pasar Bukittinggi tepat di depan Jam Gadang.


3. Jembatan Ampera, Sumatera Selatan

 

Bila Bukittinggi terkenal dengan Jam Gadangnya, Palembang di Sumatera Selatan terkenal dengan Jembatan Amperanya. Dibangun dari tahun 1962 hingga 1965, Jembatan Ampera sukses menjadi ikon Sumatera Selatan.Jembatan ini selalu ramai dikunjungi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan Kota Palembang dan ketenangan Sungai Musi. Waktu paling asyik untuk datang ke tempat ini adalah malam hari. Saat itu, jembatan akan diterangi dengan kemilau cahaya lampu. Indah sekali!


4. Tugu Katulistiwa, Kalimantan Barat



Tugu Katulistiwa adalah monumen yang berada di Jl Khatulistiwa, Pontianak, Kalimantan Barat. Letaknya sekitar 3 km dari pusat Kota Pontianak ke arah Kota Mempawah. Tugu ini merupakan penanda lewatnya garis katulistiwa di Indonesia.Karena dilewati tepat oleh garis Khatulistiwa, ada peristiwa menarik yang pengunjung rasakan ketika berada di tugu ini.

Peristiwa tersebut adalah kulminasi matahari atau fenomena alam ketika matahari tepat berada di atas kepala. Saat itu, Anda tidak akan bisa melihat bayangan sendiri. Peristiwa kulminasi hanya terjadi setahun dua kali, yaitu 21-23 Maret dan 21-23 September.


5. Gedung Sate, Bandung



Nah, ini dia ikonnya Kota Bandung, Gedung Sate. Dinamakan Gedung Sate karena dibagian atas gedung memiliki ornamen menyerupai tusuk sate. Gedung ini mulai dibangun pada tahun 1920.Gedung Sate bukanlah gedung biasa, tetapi merupakan gedung perkantoran pemerintah Jawa Barat. Pada hari Minggu, halaman Gedung Sate dijadikan tempat sebagian masyarakat Bandung untuk bersantai. Seolah tahu gedung ini ramai dikunjungi warga, para pedagang pun banyak memenuhi lokasi ini.

7 Tempat Paling Menakjubkan di Indonesia

Indonesiatu - Indonesia memiliki ke indahan dan keragaman yang memang tidak di miliki negara lain Banyak para wisatawan dari luar negri berdatangan ke indonesia untuk menikmati ke indahan indonesia nah berikut ini ada 7 Tempat Paling Menakjubkan di Indonesia kamu mau tahu tempat apa aja itu simak berikut ini.

1. Borobudur

Kamu pasti sudah tahu kalau Candi Borobudur merupakan 7 kejaiban dunia ini adalah candi Buddha paling besar yang ada di dunia. Candi ini di bangun oleh Samaratungga – raja dari dinasti Syailendra memerintah di Jawa Tengah. Candi ini terletak di desa Borobudur, Magelang, Jawa Tengah

2. Pulau Komodo

Pulau komodo salah satu pulau unik yang ada di indonesia kenapa karena pulau ini di huni hewan yang bernama komodo dimana tidak ada tempat lain yang ada hewan ini. Komodo dipercaya sebagai sisa binatang purba Dinosaurus yang masih hidup. Selain hewan komodo di paulau ini juga terdapat keajaiban bawah air kenapa karena dasar laut perairan komodo termaksud yang terbaik di dunia di dasar air pulau komodo menunjukan daratan-daratan kering yang berbukit karang sunguh menabjubkan

3. Danau tiga warna Kelimutu

Danau ini oleh dunia disebut sebagai salah satu dari sembilan keajaiban dunia. Danau tiga warna terletak di Gunung Kelimutu, Flores,NTT. Di sana ada tiga danau yang berdekatan namun dengan warna-warna yang berbeda. Danau kawah tersebut adalah Tiwu Ata Polo (danau merah), Tiwu Nua Muri Kooh Fai (danau hijau) dan Tiwu Ata Mbupu (danau biru). Danau Kelimutu merupakan satu-satunya danau di dunia yang airnya dapat berubah setiap saat, dari merah menjadi hijau tua dan kemudian merah hati, hijau tua menjadi hijau muda, coklat kehitaman menjadi biru langit. Fenomena alam ini merupakan keajaiban.

4. Puncak Jayawijaya dan Carstenz

Puncak jaya wijaya merupakan puncak tertingi yang ada di dunia bahkan puncak ini masuk dalam tujuh puncak benua (Seven Summit) yang sangat fenomenal dan menjadi incaran pendaki gunung di berbagai belahan dunia. Puncak ini terletak di Taman Nasional Laurentz, Papua
Hampir sebagian puncak jaya wijaya di selimuti salju abadi Puncak Jayawijaya merupakan satu dari tiga padang salju di daerah tropis yang terdapat di dunia.

5. Prambanan

Candi Prambanan terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta ini merupakan candi hindu terbesar yang ada di asia tengara . candi ini sendiri di bangun 850 Masehi.
Candi ini sendiri memiliki kisah legenda roro jongrang dimana seorang ksatria yang bernama Bandung Bondowoso harus membagun sebuah candi yang besar hanya dalam waktu satu malam sebagai syart untuk melamar roro jongrang.

6. Pulau Bali

Siapa yang tidak tahu pulau bali pulau ini merupakan pulau paing indah di dunia dan menjadi tujuan wisata terbaik di dunia . Bnayak objek wisata yang sangat undah di pulau ini seperti Kintamani, Pantai Kuta, Danau Batur, Goa Gajah, Tampak Siring, Bedugul, Tanah Lot dan sebagainya

7. Bromo

Gunung Bromo merupakan salah satu gunung dari lima gunung yang terdapat di komplek Pegunungan Tengger di laut pasir. Daya tarik gunung ini adalah merupakan gunung yang masih aktif. Obyek wisata Gunung Bromo ini merupakan fenomena alam dengan Kekhasan gejala alam yang tidak ditemukan di tempat lain adalah adanya kawah di tengah kawah (creater in the creater) dengan hamparan laut pasir yang mengelilinginya.

 

5 Patung Paling Kontraversial di Indonesia

 Berikut 5 Patung Paling Kontraversial di Indonesia:

1. Patung Obama

 
Setelah menjadi kontroversi, patung Obama Kecil yang terpasang di Taman Menteng, Jakarta Pusat, dipindahkan, Minggu (14/2/2010) malam ke SD 01 Menteng. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyetujui aspirasi masyarakat untuk memindahkan "Barry Dreams Statue" di bekas sekolah Barack Obama secara permanen.

Keberadaan patung Obama kecil di Taman Menteng menuai protes banyak kalangan karena dinilai tidak pantas mengingat Obama tidak memiliki jasa pada Indonesia. Banyak kalangan menganggap masih banyak tokoh negara ini yang lebih pantas. Patung perunggu dengan tinggi dua meter dirancang seorang seniman patung Ancol bernama Edi Chaniago. Pembangunan patung ini digagas oleh lembaga 'Friends of Obama.'

2. Patung Gus Dur

Patung kontroversial'Mata Hati Gus Dur' karya Cipto Purnomo menuai kontroversi karena berwujud perawakan Buddha. Bedanya, kepala Sang Buddha diganti kepala Gus Dur lengkap dengan kaca mata tebalnya.

Patung ini, bersama tiga patung Gus Dur lainnya ditampilkan dalam gelar seni budaya bertajuk 'Multisesigusdurisme' di Studio Mendut di Magelang, pada Jumat, 5 Februari 2010. Menurut Cipto, pembuatan patung kontroversi ini tidak ada niatan untuk menyinggung umat Buddha.

Menurut Cipto, patung Buddha yang berwajah Gus Dur tersebut lebih menggambarkan sosok Gus Dur yang pluralis, bisa diterima masyarakat dan gambaran kebaikan. Cipto tidak berniat menjual patung "Mata Hati Gus Dur" yang berukuran 100 x 90 meter itu. Bahkan, patung tersebut sampai saat ini masih terdapat di Studio Mendut milik Sutanto Mendut.

3. Patung Tiga Mojang

Suasana di perumahan elite Harapan Indah di Kota Bekasi sangat heroik pada 19 Juni 2010 lalu. Sekelompok massa mengiringi pembongkaran patung Tiga Mojang seharga Rp 2,5 miliar yang menjadi ikon perumahan itu. Karya seni yang terbuat dari perunggu itu dirobohkan setelah diprotes keras oleh kalangan ulama dan masyarakat setempat karena dinilai bersimbol Trinitas. Pendiriannya juga dituding tidak berizin.

Patung setinggi 19 meter berbentuk tiga perempuan berpakaian seksi karya seniman Bali, Nyoman Nuarta, itu berhasil dirobohkan pukul 07.40 WIB setelah aparat dan massa bekerja keras sejak Sabtu dinihari pukul 03.30 WIB.Di depan patung ada sebuah prasasti yang menyebutkan patung Tiga Mojang merupakan refleksi dari keindahan budaya Jawa Barat dan tertulis nama Nyoman Nuarta sebagai pembuatnya.

Setelah 'dibuang' di Bekasi, patung pahatan seniman Nyoman Nuarta itu justru dibeli oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika

4. Patung Inul

Patung Inul Daratista, yang berada di tengah jalan dekat rumahnya, Jalur Kartika Utama, Pondok Indah, Jakarta diprotes ormas FPI pada tahun 2007. Patung Inul setinggi 2,5 meter lengkap dengan pondasi kotak serta lampu sorot itu berwarna emas. Plakat hitam bertuliskan 'Sumbangan dari Inul Daratista' tampak menghias bungkusan patung itu. Inul menyumbangkan patung dirinya untuk menghiasi jalan yang telah dipenuhi patung lainnya. Akhirnya Patung Inul dibongkar dan diamankan Ketua RT setempat.

5. Patung Tarian Rakyat (Patung 'Bahenol' di Pekanbaru)

Patung penari yang berada tepat di jantung kota Pekanbaru, Riau, masih menuai kontroversi publik hingga hari ini. Tepat berada di perlintasan Jalan Sudirman dan jalan gajah Mada atau tepat berada di depan kantor Gubernur disebut-sebut patung ini menelan biaya Rp 4 miliar. Patung yang baru sebulan nangkring, menampilkan dua sosok pria dan wanita yang tengah menari. Sang pria mengenakan peci berada di posisi atas. Sedangkan patung wanita posisi di bawah dengan tubuh yang melentik. Melintiknya badan patung ini, membuat posisi bokongnya menjadi "bahenol". Bokong patung yang terlihat montok itu, mengarah ke Kantor Gubernur Riau. Urusan bokong "bahenol" membuat patung dinilai erotis. Belahan bokong patung yang terlihat dengan jelas bagi masyarakat yang melintas di sana, menimbulkan protes dari berbagai pihak.

Nama patung itu juga menjadi perdebatan. Semula dinamai tugu zapin, sebuah tarian khas Melayu Riau. Tapi rupanya, tugu zapin yang disebut ini pun menuai kritikan. Alasannya, tarian zapin tidaklah sama dengan bentuk patung yang menari itu. Lalu diganti tugu Titik Nol. Tapi dikritik juga karena posisinya tidak di titik nol Pekanbaru. Lantas nama tugu berubah menjadi Tarian Rakyat


 

7 Masjid unik yang ada di Indonesia

Indonesiatu - Masjid adalah bangunan yang di buat untuk tempat ibadah umat islam, di indonesia sendiri sangat banyak di temukan masjid tapi taukah kamu kalau di indonesia ada bentuk masjid yang unik-unik. Kalau belum tahu simak tulisan berikut ini.

7 Masjid unik yang ada di Indonesia


1. Masjid An Nurumi

Masjid An Nurumi merupakan masjid kecil di tepi jalan Jogja-Solo dengan arsitektur cukup unik. Kubah atapnya mirip bangunan di Moscow, Russia. Kubahnya berbentuk aneh dan berwarna-warni. Mesjid ini dikenal juga dengan nama Masjid Kremlin. Ada juga yang menjuluki Masjid Permen, sebab kubahnya warna-warni mirip permen lolipop.

2. Bawah Tanah Tamansari

Masjid Taman sari terletak di bawah tanah kompleks Taman Sari Jogjakarta. Masjid Tamansari dibangun pada paruh pertama abad lalu. Masjid ini memiliki arsitektur yang unik. Masjid bawah tanah ini terdiri atas dua lantai berbentuk bulat dengan rongga- rongga jendela di bagian luarnya. Lantai bawah dipakai untuk jamaah wanita, lantai atas untuk jamaah pria. Tangga dari lantai bawah menuju ke lantai atas terletak di tengah-tengah lingkaran. Selain itu terdapat sebuah kolam kecil berbentuk bulat di tengah masjid serta tangga yang melintang di atasnya.

3. Masjid Cipari

Masjid Cipari atau A-Syuro, adalah salah satu masjid tertua di Garut, Jawa Barat. Bentuk bangunan mesjid ini cukup unik karena mirip bangunan gereja dengan bentuk bangunannya yang memanjang dengan pintu utama persis ditengah-tengah nampak muka bangunan, juga keberadaan menaranya yang terletak di ujung bangunan persis diatas pintu utama. Masjid Cipari ini juga memiliki sejarah perjuangan, karena dahulu digunakan sebagai basis perjuangan rakyat dan tentara.


4. Masjid Menara Kudus

Masjid Menara Kudus disebut juga sebagai mesjid Al Aqsa dan Mesjid Al Manar adalah mesjid yang dibangun oleh Sunan Kudus. Keunikan dari bangunan masjid ini adalah menara berbentuk candi bercorak Hindu Majapahit. Bentuk arsitekturalnya yang sangat khas untuk sebuah menara masjid itulah yang menjadikannya begitu mempesona. Keunikan lainnya, mesjid ini dibangun dengan menggunakan batu dari Baitul Maqdis dari Palestina sebagai batu pertama. Mesjid ini terletak di kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

5. Masjid Muhammad Cheng Ho

Masjid Muhammad Cheng Ho berada di Jalan Gading, Kota Surabaya. Mesjid ini tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai salah satu masjid terunik. Bangunan mesjid ini tidak berbentuk seperti mesjid pada umumnya karena dibuat dengan arsitektur khas Tiongkok. Bentuk bangunan ini mirip Masjid Niu Jie di Beijing yang berusia lebih dari 100 tahun.

6. Masjid Perahu

Masjid yang terletak di sebuah gang kecil yang terapit oleh Apartemen Casablanca, Jakarta ini aslinya bernama Al Munada Darrusalam. Mesjid ini lebih dikenal sebagai masjid perahu karena di samping masjid itu terdapat bangunan beton yang menggambarkan sebuah perahu raksasa. Bangunan berbentuk perahu tersebut difungsikan sebagai tempat wudhu untuk kaum muslimat, sementara untuk kaum muslimin berada pada sisi yang berbeda. Suatu keunikan yang tak dimiliki oleh masjid-masjid lainnya.

7. Masjid Pintu Seribu

Masjid Nurul Yakin atau lebih dikenal dengan sebutan masjid Sewu (seribu) memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan masjid lainnya karena mesjid ini memiliki seribu pintu. Masjid seribu ini menjadi salah satu tempat paling menarik bagi wisatawan. Tak hanya wisatawan lokal tapi wisatawan asing. Mesjid ini terletak di Kp.Bayur Tangerang.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Indonesia Satu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger